18 March 2012

Tertib Murabbi

Aku kini sampai pada satu titik
di mana aku harus membenarkan kalian bertatih sendiri

Kalian anugerah tidak ternilai
Allah telah titipkan
Lewat diri merangkak dalam denai tarbiyah
Hadir ketika mana aku dahagakan
Simpulan ukhwah

Dari kalian
aku belajar erti mahabbah
Dari kalian
aku bisa mentertibkan diri sebagai murabbi

Begitu banyak memori yang kita ukir
Semua nya sudah kemas ku simpan
Akan aku putarkan satu demi satu
Bila aku asyik dilambung rindu
Pada wajah-wajah tulus itu

Asif
Atas kelemahan diri aku sendiri
Sungguh masih banyak khilafku
Jangan kerna kelompangan itu
Menjadi asbab
Kalian terus jauh dari rahmat Allah

Fahamilah duhai bidadari
Tiada istilah perpisahan dalam tautan kita
Kerna kita disatukan di bawah aqidah salim
Pergilah
Bertebaran di muka bumi
Moga lebih ramai lagi bidadari bisa dilahirkan
Moga lebih ramai hati tandus bisa disentuh

Allah, kumpulkan kami semula di Jannah nanti
Sebaris dengan kekasih hati kami Muhammad
dan para solihin lain
Dalam keadaan kami tersenyum girang
Meneguk rahmat dari Mu Tuhan

Sayang kerana Allah selalu
Uhibbukum fillah

[Moga Allah sentiasa melindungi kalian. Penghargaan gambar di sini.]

Nota kaki kecil : Malam tadi usrah terakhir semester ini bersama adik-adik asasi. Badan kurang sihat, mungkin turut merasa sebak melalui saat ini. Doakan aku, moga ia kifarah dosa.






3 comments:

AzwanRamli said...

Anugerah yang terindah adalah Ukhwah Fillah.

~remedy~ said...

kak, syukran jazilan :')

nusrah said...

azwan ramli :
sungguh benar.

fifi :
Allahu rabbi. Waiyyaki. Pada fifi dahulu akak patut mengirimkan jazakallah untuk semuanya. Jazakallah sayang, moga dalam lindungan Allah selalu.